Sabtu, 29 Agustus 2020

Jalan Tidak Layak,Sertu Ali Bersama Warga Rejosari Rehab Jalan Menuju Balai Desa

 



Babinsa Koramil 11/Jambu,Kodim 0714/Salatiga Sertu Ali  bersama sama Warga Kerja Bakti memperbaiki jalan di Dusun Bulusari. RT 02 / RW01 akses jalan menuju ke Balai Desa rejosari,kecamatan Jambu,kabupaten Semarang,Jumat (28/08)

Perbaikan jalan sepanjang 200 meter ini dikarenakan kondisi jalan yang sudah mulai rusak dan tentunya cukup membahayakan pengguna. Dengan anggaran yang ada untuk memperbaiki,karena jalan tersebut penting keberadaannya bagi warga.

Babinsa Rejosari Sertu Ali yang ikut dalam kegiatan perbaikan menyampaikan kepada Masyarakat untuk bisa memelihara hasil dan tetap menjaga hasil perbaikan itu sehingga mobilitas Warga lancar.

Dirinya menuturkan, kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan TNI dengan masyarakat di perkampungan dimana anggota Babinsa selain sebagai pembina di desa juga dapat merangkul kekompakan warga dalam ikut andil proaktif kerja bakti di lingkungan membenahi fasilitas umum yang ada di desa.

Jumat Berkah,Korami Ungaran Bagikan Sembako

 



Ungaran,Kab Semarang-Danramil beserta Anggota Koramil 14/Ungaran  melaksanakan bakti sosial (Baksos) dengan membagikan Sembako kepada salah satu warga di Lingkungan Rt 02 Rw 05 Dusun Ngablak, Kel.Candirejo  Kec. Ungaran Barat,  Kab. Semarang. Jumat(28/08)

“Sembako yang kami bagikan berupa Beras,Mie,Telur serta Minyak goreng ,kegiatan ini kami akan laksanakan secara bertahap bagi warga di wilayah binaan Koramil 14/Ungaran"kata Kapten Inf Sunarno

 

Danramil mengatakan, giat baksos tersebut sebagai wujud kepedulian anggota Koramil terkait tentang adanya pandemi virus covid-19. Dana baksos itu digalang dari gotong royong oleh seluruh anggotanya,tujuannya adalah membantu meringankan beban masyarakat yang saat ini terdampak wabah covid-19.

“Semoga dengan adanya giat tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat serta mewujudkan Kemanunggalan TNI dan rakyat,” paparnya.

Komunitas Mobil Salatiga Rayakan Hari Jadi Ke-3

 




Salatiga-Komunitas Mobil Salatiga (Komosa) merayakan Hari Jadinya yang ke-3 membangkitkan semangat lagi komunitas mobil salatiga yang akhir akhir ini tidak banyak kegiatan karena pendemik covid 19, Diharapkan dengan mengambil tema Komosa Untuk Indonesia Bangkit semoga bisa memberikan daya tarik wisata juga bagi kota Salatiga khususnya dunia otomotif.

Ucap  Bayu Ketua Panitia Kegiatan Perayaan Hari Komosa yang dilaksanakan di Sat. Lantas Polres Salatiga,yang dihadiri oleh Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat S.S.,Dandim 0714/ Salatiga Letkol Inf.Loka Jaya Sembada S.I.P. dan Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit, M.Si,Kamis (27/08)

Kepala Dinas Pariwisata Salatiga  sangat mengapresiasi kegiatan ini ,Valentino T. Heri Wibowo juga berpesan kondisi saat ini masih dalam pendemik Covid 19,Selalu jaga jarak dan apabila ada yang melanggar untuk diperingatkan, apabila konfoi agar dilaksanakan secara tertib untuk memberikan cintoh yang lain dan tertib lalu lintas. Selalu jaga kesehatan dan dalam protokol kesehatan.

Ucapan Selamat Hari Jadi juga disampaikan oleh Kapolres Salatiga dan Komandan Kodim 0714/Salatiga pada kesempatan tersebut.

Letkol Inf Loka Jaya Sembada.S.I.P  mendukung penuh komunitas ini karena menjadi wadah bagi pecinta otomotif di Kota Salatiga,harapannya kedepan lebih solid dalam bekerja sama dengan dinas instansi terkait di Kota Salatiga untuk kemajuan Kota Salatiga. 

Pemotongan Tumpeng sebagai ungkapan syukur dilakukan oleh Ketua Panitia serta Pejabat Forkopimda Salatiga,dan dilanjutkan konvoi berkendaraan dari Komosa.

Siswa MI Nurul Islam Batur 2 Panik Melihat Petugas Kesehatan Dan Babinsa ,Ada Apa?

 



Getasan,Kab Semarang-BULAN IMUNISASI ANAK SEKOLAH (BIAS) adalah bulan dimana seluruh kegiatan imunisasi dilaksanakan di seluruh Indonesia oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama dan Menteri Kesehatan.

Imunisasi dalah pemberian vaksin dengan tujuan agar mendapatkan perlindungan (kekebalan) dari penyakit infeksi yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).

Tujuan pelaksanaan BIAS adalah mempertahankan Eleminasi Tetanus Neonaturum, pengendalian penyakit Difteri dan penyakit Campak dalam jangka panjang melalui imunisasi DT, TT dan Campak pada anak sekolah.

Ditengah New Normal Pandemi Covid-19 pemerintah kabupaten Semarang melalui Dinas Kesehatan kecamatan Getasan di dampingi Babinsa Batur Pelda Winarno melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah di MI NURUL ISLAM BATU 2 dusun Rejosari Desa Batur kecamatan Getasan kabupaten Semarang,Kamis (27/08)

Menurut Petugas Kesehatan Puskesmas Getasan Srimulyani Pemberian imunisasi untuk siswa SD perlu dilakukan karena sejak anak memasuki usia sekolah dasar terjadi penurunan tingkat kekebalan. Oleh sebab itu, pemerintah menyelenggarakan imunisasi ulangan pada anak usia SD atau sederajat.

"Imunisasi adalah pemberian vaksin (virus yang dilemahkan) ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu"

"Ini diberikan mulai dari lahir sampai awal masa kanak-kanak. Imunisasi yang telah diperoleh pada waktu bayi belum cukup untuk melindungi diri dari aneka penyakit maka imunisasi ulangan perlu diberikan kembali sampai usia anak sekolah"pungkasnya

Imunisasi DT diberikan untuk murid kelas 1 SD. Sementara imunisasi campak untuk kelas 2 SD. Petugas kesehatan yang diturunkan yakni seorang dokter, seorang perawat, seorang bidan, dan seorang tenaga kesehatan lain.

Danramil Ambarawa Dampingi Danrem 073/Makutarama Komsos Dengan KBT

 



Ambarawa,Kab Semarang-Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Inf Ari Yulianto, S.I.P membuka kegiatan Komunikasi Sosial dengan Keluarga Besar TNI Korem 073/Makutarama Triwulan III TA 2020 dengan tema Mewujudkan Aksi Nyata Bela Negara Keluarga Besar Tentara (KBT) di era kekinian di Wisata Kampung Rawa Jl. Sarbini KM 03 Ambarawa Desa Bejalen Kec. Ambarawa Kab. Semarang,Rabu (26/08)

Danrem 073/Makutarama dihadapan 125 Anggota KBT mengatakan kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk mengoptimalkan komunikasi sosial (Komsos), Hal itu diwujudkan dalam bentuk silaturahmi, koordinasi, sinkronisasi, simplikasi, serta penyampaian informasi aktual dan akurat dalam dinamika kehidupan yang semakin komplek akhir-akhir ini, terutama pasca Pilkada Serentak Tahun 2020.

"Hal tersebut selaras dengan tema pada kegiatan kali ini yaitu Mewujudkan aksi nyata bela negara keluarga besar TNI (KBT)di era kekinian untuk mewujudkan TNI yang siap melaksanakan tugas pokok"ungkapnya

"Karena sebagai Prajurit TNI dan Keluarga Besar TNI, tentunya kita harus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik terhadap bangsa dan negara,oleh karena itu, mari kita senantiasa bersinergi untuk membangun daerah kita menjadi lebih sejahtera, adil dan makmur"tegas Danrem

"Saya menyampaikan ucapan terimakasih atas peran serta semua komponen bangsa yang telah mampu mewujudkan wilayah menjadi aman dan damai. Adapun materi yang diberikan pada kegiatan tersebut adalah membangun kekompakan jiwa korsa untuk karakter bangsa guna memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi ancaman, yang akan mengganggu kedaulatan bangsa"pungkas Kolonel Inf Ari Yulianto.S.I.P

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasrem 073/Mkt (Letkol Czi Hendro Edi Busono),Dandenpom IV/3 Sltg (Letkol (K) Cpm Asmiin Tapahin),Dansatdisjan jajaran Korem 073/Makutarama,Para Kasi Rem 073/Makutarama,Dansubdenpom IV/33 Ambarawa (Kapten Cpm Sarjono), Pasiter Dim 0714/Salatiga (Kapten Inf Sofyan),Danramil 09/Ambarawa (Kapten Inf Rhomdhoni),Dinkes Kota Salatiga/Nara sumber (Zuraedah),Pengusaha muda dari Kab. Semarang/Nara sumber (Riska),Ketua PPM Kab. Semarang (Mastur Syukur),Ketua FKPPI Kab. Semarang (Hendar Pribadi),Ketua HIPAKAD Kab. Semarang (Kurniawan Budi Santoso SH,SpN,MH),serta  Perwakilan PPM, FKPPI dan HIPAKAD masing masing Kodim jajaran Korem 073/Makutarama

Letkol Inf Loka Jaya Sembada.S.I.P Dampingi Bupati Semarang Kegiatan Bulan Dana PMI

 



Ungaran,Kab Semarang-PMI Kabupaten Semarang kembali menggelar agenda penggalangan dana untuk mengumpulkan biaya operasional kegiatan. Kegiatan bulan dana PMI akan dilaksanakan selama tiga bulan mulai September sampai dengan November mendatang.

Pencanangan Bulan Dana PMI diihadiri oleh Bupati Semarang H Mundjirin didampingi Dandim 0714 /Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada.S.I.P dan Ketua PMI di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang Jl. Ahmad Yani Kel. Sidomulyo Kec. Ungaran Timur Kab. Semarang,Rabu (26/08)

Menurut Ketua PMI Kabupaten Semarang, Hj Bintang Narsasi Mundjirin, meski potensi dana masyarakat sangat besar namun pihaknya tidak menetapkan target pada bulan dana tahun ini. Pasalnya, PMI berempati kepada kondisi dan situasi sosial ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini.

“Karena masih di masa pandemi seperti ini, (PMI) tidak memasang target perolehan dana,” katanya

Bupati meminta jajaran PMI tetap bersemangat menjalankan tugas kemanusiaan di masa pandemi Covid-19 kali ini. Dia juga beharap PMI dapat membantu menangani para pasien Covid-19 yang diisolasi di rumah singgah. Saat ini dua rumah singgah di Ungaran dan Ambarawa telah terisi penuh.

“Jika sudah siap, kita akan buka satu lagi rumah singgah. Diharapkan PMI dapat ikut berperan di sana,” kata Mundjirin

Letkol Inf Loka Jaya Sembada.S.I.P menegaskan akan mengerahkan segenap kemampuan untuk mensukseskan penggalangan dana kemanusiaan itu. Dia yakin dengan potensi daerah dan rasa sosial yang tinggi masyarakat akan memudahkan dan mensukseskan kegiatan ini.

Masih Adanya Beberapa Warga Yang Belum Menggunakan Masker,Babinsa Dan Babinkamtibmas Turun Ke Jalan

 


Bergas,Kab Semarang-Babinsa Koramil 15/Klepu bagikan masker gratis bersama Babinkamtibmas Polsek Bergas untuk masyarakat dan bagi pengendara yang saat itu tidak menggunakan masker di wilayah Desa Ngempon,Kecamatan Bergas ,Kab Semarang,Rabu (26/08)

Pembagian masker serta himbauan tersebut adalah sebagai upaya untuk mengantisipasi perlindungan bagi masyarakat dan para pengendara yang sedang melintasi dijalan akibat Virus Corona yang kapan saja dan siapa bisa tertular oleh Virus Corona tersebut.

“Pembagian masker gratis ini sengaja untuk dibagikan kepada warga sebagai antisipasi dan perlindungan untuk mencegah penularan Virus Corona (Covid-19) yang semakin mengkhawatirkan bagi kita semua,” ujar Serma Pamuji

Tampak satu persatu pengendara pengguna jalan yang melintas dijalan turut dibagikan masker gratis oleh Babinsa dan Babinkamtibmas yang tergabung dalam kegiatan tersebut. Salah satu pengendara motor yang sedang melintas di jalan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para petugas.

“Kami berterima kasih kepada Bapak TNI dan Polri yang telah membagikan secara gratis ini dan Insyaa Allah kedepan kami akan selalu menggunakan masker sesuai ajakan, arahan dan Himbauan dari petugas”, ungkapnya.

Sebagai upaya membantu pemerintah dalam melakukan pencegahan wabah Covid-19 Kapten Chk Hardjito tegaskan siap membantu dan mendukung upaya itu.

“Kami  selalu siap membantu dalam hal apapun dalam rangka upaya mencegah penyebaran Covid-19. Semoga dengan adanya kegiatan pembagian masker gratis sekaligus sosialisasi ini masyarakat akan sadar dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, karena ini perlu kesadaran kita semua,” kata Danramil.

Pembahasan Belajar Sistem tatap Muka,Serda Abdul Majid Ikuti Rapat Di Balai Desa Banyubiru

 


Banyubiru-Kab Semarang,Dunia pendidikan merupakan salah satu bidang yang terdampak oleh pandemi Covid-19 yang masuk ke Indonesia sejak Maret 2020. 

Menyikapi hal tersebut, Mendikbud menerbitkan Surat Edaran No. 4 Tahun 2020 yang berisi beberapa kebijakan yang diambil selama Pandemi Covid-19, antara lain; dibatalkannya Ujian Nasional 2020, pembelajaran yang awalnya menggunakan tatap muka di sekolah diubah menjadi Belajar Dari Rumah (BDR) atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menggunakan moda daring atau online. Kelulusan siswa dari satuan pendidikan dan wisuda pun dilakukan secara daring.

Babinsa Banyubiru Serda Abdul Majid sebagai bagian dari Satgas Pencegahan Covid-19 di wilayah binaannya turut andil dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan Pencegahan Covid-19,seperti kegiatan rapat Pembahasan Standarisasi Pendidikan Tatap muka dalam Suasana Pandemi Covid 19 yang diselenggarakan di Balai Desa Banyu Biru,Kecamatan Banyubiru,kabupaten Semarang,Rabu (26/08)

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada tahun ajaran 2020 dan tahun akademik 2020 di masa pandemi Covid-19, PJJ ini rencananya akan diperpanjang di wilayah zona kuning dan merah. Sementara wilayah zona hijau sudah bisa dilakukan pembelajaran tatap muka.

Sistem belajar tatap muka baru akan diuji cobakan bila keadaan betul-betul dipandang aman. Dalam penerapan pembelajaran tatap muka di masa pandemi ini maka hanya berlangsung sekitar  3 - 4 jam. Gerbang masuk sekolah dan keluar sekolah juga berbeda. Bahkan harus dipastikan juga para siswa berangkat, selama di sekolah, hingga pulang tetap aman dari potensi terpapar Covid-19.

Sebatang Kara Di Usia Senja,Darwanto Mendapat Bantuan Dari Babinsa Barukan

 

Tengaran,Kab Semarang ,Seorang warga Desa Barukan An Darwono (67) hidup sebatangkara menempati rumah sederhana tidak layak huni, ditepian dekat jalan Tol (Jembatan layang Salatiga - Suruh) untuk memenuhi kebutuhan sehari hari dia mengandalkan hasil mengumpulkan barang barang bekas/plastik dijual, hasil penjualan tiap harinya tidak menentu, karena bantuan dan kepedulian dari semua Pihak masih belum mencukupi.

Tergerak dengan kondisi salah seorang warga nya,Babinsa Barukan Koramil 06/Tengaran Serka Edi Ferdinandus bersama Batikomsos Pelda Ali Fikri menyambangi serta memberikan bantuan langsung berupa,Beras 10 Kg,Minyak goreng 1 liter,Supermi 10 bungkus,Telor 1 Kg,Gula pasir 1 Kg,serta Teh celup 1 pak di rumah Darwono warga Dusun Karanglo Rt 14 Rw 02 Desa Barukan Kecamatan Tengaran kabupaten Semarang,Selasa (25/08)

Babinsa Barukan mengatakan bahwa dirinya memang sudah lama memantau kondisi dari Darwono yang merupakan salah satu warga binaannya yg kondisi nya memang memprihatinkan,sebatang kara menempati rumah atau mungkin bisa dibilang Gubug dengan dibuat seadanya dan sangat tidak layak huni.

"Meskipun dengan kondisi seperti itu Saudara Darwono tidak pernah berhenti berusaha atau bekerja untuk mencari uanag demi memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri,bahkan untuk meminta minta saja beliau tidak mau,orangnya tidak gampang menerima bantuan dari orang lain,hal itu yang membuat saya salut dan tergerak untuk berbuat sesuatu"ujarnya

Danramil 06/Tengaran Lettu Inf Supardi mengatakan bahwa hal tersebut mwerupakan salah satu bentuk dan wujud kepedulian seorang Babinsa kepada warga binaannya,mungkin bantuan yang diberikan tidak seberapa tetapi hal itu membuktikan bahwa seorang Anggota TNI atau dalam hal ini Babinsa menjalankan salah satu butir dari 8 Wajib TNI "Menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya".pungkasnya

"Semoga apa yang dilakukan oleh Babinsa Barukan ini bisa menjadi pelopor bagi warga ataupun pemerintah terkait untuk memberikan bantuan kepada saudara Darwono"pesan Danramil.

Pembahasan Belajar Sistem tatap Muka,Serda Abdul Majid Ikuti Rapat Di Balai Desa Banyubiru

 


Banyubiru-Kab Semarang,Dunia pendidikan merupakan salah satu bidang yang terdampak oleh pandemi Covid-19 yang masuk ke Indonesia sejak Maret 2020. 

Menyikapi hal tersebut, Mendikbud menerbitkan Surat Edaran No. 4 Tahun 2020 yang berisi beberapa kebijakan yang diambil selama Pandemi Covid-19, antara lain; dibatalkannya Ujian Nasional 2020, pembelajaran yang awalnya menggunakan tatap muka di sekolah diubah menjadi Belajar Dari Rumah (BDR) atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menggunakan moda daring atau online. Kelulusan siswa dari satuan pendidikan dan wisuda pun dilakukan secara daring.

Babinsa Banyubiru Serda Abdul Majid sebagai bagian dari Satgas Pencegahan Covid-19 di wilayah binaannya turut andil dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan Pencegahan Covid-19,seperti kegiatan rapat Pembahasan Standarisasi Pendidikan Tatap muka dalam Suasana Pandemi Covid 19 yang diselenggarakan di Balai Desa Banyu Biru,Kecamatan Banyubiru,kabupaten Semarang,Rabu (26/08)

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada tahun ajaran 2020 dan tahun akademik 2020 di masa pandemi Covid-19, PJJ ini rencananya akan diperpanjang di wilayah zona kuning dan merah. Sementara wilayah zona hijau sudah bisa dilakukan pembelajaran tatap muka.

Sistem belajar tatap muka baru akan diuji cobakan bila keadaan betul-betul dipandang aman. Dalam penerapan pembelajaran tatap muka di masa pandemi ini maka hanya berlangsung sekitar  3 - 4 jam. Gerbang masuk sekolah dan keluar sekolah juga berbeda. Bahkan harus dipastikan juga para siswa berangkat, selama di sekolah, hingga pulang tetap aman dari potensi terpapar Covid-19.

Masih Adanya Beberapa Warga Yang Belum Menggunakan Masker,Babinsa Dan Babinkamtibmas Turun Ke Jalan

 


Bergas,Kab Semarang-Babinsa Koramil 15/Klepu bagikan masker gratis bersama Babinkamtibmas Polsek Bergas untuk masyarakat dan bagi pengendara yang saat itu tidak menggunakan masker di wilayah Desa Ngempon,Kecamatan Bergas ,Kab Semarang,Rabu (26/08)

Pembagian masker serta himbauan tersebut adalah sebagai upaya untuk mengantisipasi perlindungan bagi masyarakat dan para pengendara yang sedang melintasi dijalan akibat Virus Corona yang kapan saja dan siapa bisa tertular oleh Virus Corona tersebut.

“Pembagian masker gratis ini sengaja untuk dibagikan kepada warga sebagai antisipasi dan perlindungan untuk mencegah penularan Virus Corona (Covid-19) yang semakin mengkhawatirkan bagi kita semua,” ujar Serma Pamuji

Tampak satu persatu pengendara pengguna jalan yang melintas dijalan turut dibagikan masker gratis oleh Babinsa dan Babinkamtibmas yang tergabung dalam kegiatan tersebut. Salah satu pengendara motor yang sedang melintas di jalan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para petugas.

“Kami berterima kasih kepada Bapak TNI dan Polri yang telah membagikan secara gratis ini dan Insyaa Allah kedepan kami akan selalu menggunakan masker sesuai ajakan, arahan dan Himbauan dari petugas”, ungkapnya.

Sebagai upaya membantu pemerintah dalam melakukan pencegahan wabah Covid-19 Kapten Chk Hardjito tegaskan siap membantu dan mendukung upaya itu.

“Kami  selalu siap membantu dalam hal apapun dalam rangka upaya mencegah penyebaran Covid-19. Semoga dengan adanya kegiatan pembagian masker gratis sekaligus sosialisasi ini masyarakat akan sadar dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, karena ini perlu kesadaran kita semua,” kata Danramil.

Pelihara Tradisi Leluhur "Dawuhan" Sertu Maryono Hadir Di Tengah Warga

 


Sidorejo,Salatiga-Acara tradisi Kirim dawuhan merupakan budaya Jawa warisan leluhur yang sampai saat ini masih dilestarikan oleh para petani Desa Desa di wilayah Salatiga.

Sebagai bentuk partisipasi, Babinsa Kauman Kidul Koramil 01/Kota Sertu Maryono bersama Babinkamtibmas Kauman Kidul secara bersamaan  hadir dalam acara  tersebut yang bertempat sawah poktan Ringin agung Batur, Kel Kauman kidul Kec. Sidorejo Salatiga,Sabtu (22/08)

Kegiatan sedekah bumi berupa kirim dawuhan ini rutin dilaksanakan setiap satu tahun sekali oleh masyarakat yang ada di wilayah kecamatan Sidorejo pada umumnya dan khususnya warga masyarakat yang masih melestarikan budaya tradisi kirim dawuhan tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur tiga pilar Bhabinkamtibmas, Kades/Kalur, Babinsa dan tokoh beserta seluruh warga masyarakat setempat.

Semua acara ini di selenggarakan tidak lain wujud syukur para petani kepada Allah SWT atas karunianya berupa air yang melimpah, sehingga para petani bisa bercocok tanam dan Semoga hasilnya melimpah ruah dan barokah,” Ungkap Kades Kauman Kidul.

Serma Abdul Wahab Dampingi Penerimaan Mahasiswa UNISULA KKN Di Kecamatan Pabelan

 


 Babinsa Pabelan Koramil 02/Pabelan Serma Abdul Wahab dan Perangkat desa Pabelan serta undangan lainnya melaksanakan acara penyambutan mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Pabelan yang diserahkan langsung oleh Rektorat didampingi Dosen Pendamping mahasiswa KKN Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (UNISULA) kepada Camat Pabelan, Kabupaten Semarang,Jumat (21/08)

KKN UNISULA direncanakan sekitar sebulan dimana para mahasiswa KKN UNISULA Semarang akan dibagi di beberapa Desa di kecamatan Pabelan

Keberadaan mahasiswa KKN ini juga telah dibekali oleh rektorat kampus untuk beradaptasi dan bekerjasama dengan masyarakat serta para mahasiswa yang telah mendapat penekanan perihal yang boleh dan tidak boleh dilakukan di tengah – tengah masyarakat.

Program KKN UNISULA merupakan program yang harus dilaksanakan bagi setiap mahasiswa sebelum menyelesaikan proses perkuliahan, sehingga diharapkan setelah lulus nantinya, mahasiswa dapat berkarya dan mengetahui apa saja permasalahan yang terjadi di tengah – tengah masyarakat khusunya di wilayah Kecamatan Pabelan.

“Kemandirian, mampu bekerjasama, mempelajari permasalahan yang ada di tengah masyarakat serta mampu memberikan sumbang saran bagi aparat pemerintah maupun bagi masyarakat,” kata Dosen Pendamping mahasiswa KKN UNISULA kota Semarang

Acara penyambutan mahasiswa KKN ini  berjalan dengan tertib , serta Camat Pabelan menerima dengan senang hati begitu juga masyarakat.

Sekali lagi rektorat UNISULA menitipkan mahasiswa KKN serta meminta agar dapat membimbing para mahasiswa, sehingga sepulangnya dari KKN, para mahasiswa memperoleh bekal ilmu yang dapat diterapkan saat tinggal di tengah – tengah masyarakat,” ujar Dosen Pendamping mahasiswa.

Adapun acara berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 12.30 dengan penuh hikmat rasa kekeluargaan. Hadir pada acara penyambutan diantaranya Camat Pabelan, Kepala Desa Pabelan Beseta Staf nya,Babinsa Ds Pabelan Serma Abdul Wahab, Babinkamtibmas,Bidan Desa Pabelan,serta Ibu Ketua PKK ds Pabelan.

Babinsa Lodoyong Dampingi Kunjungan Wisata Kasdam V/Brawijaya Di Eling Bening

 


Ambarawa,Kab Semarang-Danramil 09/Ambarawa Kapten Inf Romdhoni Fitriadi bersama Babinsa mendampingi kunjungan wisata Kepala Staf Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Setiawan S.E beserta keluarga di objek wisata Rawa Apung,Eling Bening, serta Dusun Semilir,Jumat (21/08)

Dalam kunjungan wisata di wilayah Ambarawa dan Bawen ini Brigjend TNI Setiawan beserta Rombongan banyak mendapatkan penjelasan dari Danramil 09/Ambarawa tentang objek wisata yang di kunjungi.

Rombongan diterima oleh Danramil 09/Ambarawa Di Rumah Makan Terapung di Rawa Apung,setelah dari Rawa Apung  Rombongan kemudian menuju ke Objek Wisata Eling Bening,Eling Bening sejatinya sebuah Restoran yang mengusung konsep wisata keluarga. Eling Bening menawarkan pemandangan alam yang sangat indah dengan view utama Rawa Pening. Keindahan itu disempurnakan lagi dengan  adanya background Gunung Merbabu, Andong dan Telomoyo, yang terlihat berdiri dengan gagah.

Seakan tidak ingin kehilangan momentum di "Restoran diatas awan"tersebut rombongan Kasdam V/Brawijaya beserta keluarga dan rombongan mengabadikan setiap moment tersebut melalui kamera Handphone,setelah puas berada di Eling Bening,rombongan 

Sebelum kembali ke Surabaya,Rombongan Brigjend TNI Setiawan.SE mengunjungi Dusun Semilir yang berada di kecamatan Bawen,Dusun Semilir merupakan wahana Eco Park yang memadukan antara konsep Art dan Modern.

Serda Rokhib Pantau Situasi Pasar Sekaligus Beri Himbauan Ke Warga

 


Sumowono,Kab Semarang-Kegiatan patroli sapa warga di Pasar Tradisional Sumowono Serda Rokhib berpatroli di tempat-tempat umum.Sambil sosialisasikan penggunaan masker patroli juga menyisir kepada semua pengunjung pasar dan petugas parkir yang kelihatan tidak memakai masker ,Sabtu(22/08).

Memang tempat-tempat umum saat ini menjadi titik berkumpulnya warga masyarakat untuk melakukan transaksi jual beli ,Dalam aktivitas diluar rumah pentingnya mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Semua ketentuan protokol kesehatan sebagai pangkal utama untuk melindungi diri dan orang lain dalam mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Kegiatan sapa warga dimasa Corona rutin dilaksanakan oleh Babinsa di lingkungan warga sebagai bagian dari tugas dan juga duta Covid-19 di masyarakat."Semua harap bersabar diri dalam kesiapan menghadapi New Normal ,walaupun sebagian besar masyarakat sudah menginginkan keadaan pulih seperti saat-saat sebelum pandemi corona terjadi.Tetap jaga jarak yang aman dan menggunakan masker untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah ada untuk keselamatan bersama," ucap Serda Rokhib.

Pemilihan Ketua RW 08,Serma Ariono Hadir Sekaligus Untuk Memberikan Pengamanan

 


Tingkir,Salatiga,Babinsa Tingkir Lor Koramil 16/Tingkir Serma Ariyono menghadiri sekaligus memantau dan mengamankan proses pemilihan ketua Rw. 08 Tingkir lor di Balai RW 08 kel Tingkir lor kecamatan Tingkir Salatiga,Minggu (23/08)

Serma Ariyono mengatakan dalam pemilihan ketua RW 08 ini ada 4 calon Ketua RW 08,Edi sugiono,Ichsan suyono
Sabi is,serta ,Hartono yang ke empatnya merupakan tokoh masyarakat setempat.

"Kehadiran Babinsa disini bukan hanya sebagai tamu undangan tetapi juga untuk memantau sekaligus mengamankan jalannya proses pemilihan Ketua RW 08 ini sampai dengan selesai"ujarnya

"Selain itu juga sebagai sarana untuk Saling bersilaturahmi bersama tokoh masyarakat serta warga masyarakat yang sering kami sebut sebagai Komsos di wilayah binaan"kata Ariyono

Edi Sugiono akhirnya terpilih sebagai ketua RW 08 yang baru Periode 2020-2025 melalui sistem pemilihan secara langsung yang dilaksanakan oleh warga RW 08 kelurahan Tingkir Lor.

Serma Ariyono mengucapkan selamat atas terpilihnya Edi Sugiono sebagai Ketua RW 08 yang baru,dirinya berharap RW 08 menjadi lebih sejahtera dan dapat bersinergi dengan baik bersama Lurah,dan Camat .

Bersama Kapolres Semarang Pimpin Apel Deklarasi Damai,Dandim Salatiga Berikan Sambutan

 




Getasan,Kab Semarang-Dandim 0714/Salatiga hadiri Apel Apel dalam rangka deklarasi damai dan bentang bendera sepanjang 1000 m" dalam rangka HUT Kemerdekaan RI Ke 75,serta mendukung terciptanya Pilkada damai 2020 di halaman Kec. Getasan Kab Semarang,Minggu (23/08)


Didampingi oleh Kapolres Semarang,Letkol Inf Loka Jaya Sembada.S.I.P dalam sambutannya mengatakan aksi pembentangan bendera yang diinisiasi oleh ormas adalah bentuk kesatuan.

""Ini menarik menjelang Pilkada dan kami sangat mengapresiasi kegiatan yang berlangsung hari ini. Kepada peserta saya juga mengajak agar ikut serta menekan penyebaran pandemi virus Corona (Covid-19). Berbagai macam ormas bisa bersatu padu ini adalah kunci suksesnya Pilkada di Kabupaten Semarang," tandasnya.

Dalam pelaksanaan apel dibacakan deklarasi oleh Ketua Forum Ormas Kec. Getasan (Rizka Dwi Prasetyo) yang berisi 

"DEKLARASI DAMAI"

KAMI ORMAS DAN MASYARAKAT KAB. SEMARANG MENYATAKAN
SIAP MENDUKUNG TNI-POLRI UNTUK MENSUKSESKAN DAN MEWUJUDKAN PILKADA KAB. SEMARANG YANG DAMAI, BERMARTABAT Dgiatan terAN ANTI MONEY POLITIK DALAM RANGKA MENCIPTAKAN SITUASI KAMTIBMAS YANG KONDUSIF.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Semarang (AKBP Gatot Hendro Hartono, SE, M.Si.),Kasiter Korem 073/Makutarama (Letkol Inf Arif Isnawan), Waka Polres Semarang (Kompol Ruri Prastowo SH.Sik.M.i.k),Ketua Forum Ormas Kec. Getasan (Rizka Dwi Prasetyo), Camat Kec. Getasan (Seno Wibowo Sip.Mm),Kapuskesmas Kec. Getasan (dr. Epsilon MM),Komandan Koramil 03 /Getasan (Kapten Inf Joko Sukarman),Kapolsek Kec. Getasan (Akp. Masrurun).
serta Ormas Se Kec. Getasan.

Dandim Serahkan Hadiah Kepada Pemenang Lomba Kebersihan Rumah Dinas

 


Salatiga- Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada.S.I.P berikan sambutan pada acara pemberian Hadiah lomba Rumah Dinas Sehat jajaran Kodim 0714/Salatiga Korem 073/Makutarama dalam rangka Rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke - 75 tahun 2020 di Aula Kodim Jalan Diponegoro No 35 Salatiga,Rabu (19/08)

Dikatakan oleh Dandim  puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-nya kepada kita semua sehingga pada hari ini kita dapat melaksanakan acara pemberian hadiah lomba Rumah sehat tingkat Kodim 0714 Salatiga dalam rangka memperingati hut Republik Indonesia ke 75 tahun 2020 dalam keadaan sehat tidak kurang satu apapun.

"Lomba ini dimaksudkan pendorongbagi seluruh anggota sekalian agar selalu menjaga pola hidup sehat dan bersih lingkungan rumah hari ini dirasa akan menunjang kinerja setiap anggota dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai penjaga kedaulatan bangsa dan negara"ujarnya

"Kepada pemenang lomba Rumah sehat Saya ucapkan selamat atas jumlah prestasinya terpilih sebagai juara semoga ini selalu dipertahankan dan semoga menjadikan inspirasi kepada orang lain dalam mencapai rumah yang sehat dan penambahan lahan di sekitar rumah yang yang sempit dapat berproduktif dalam menunjang perekonomian keluarga"pesan Dandim

"Saya sampaikan terima kasih atas kekompakan dan kerukunan dalam pengertian kita kepada negara dan bangsa khususnya dalam rangkaian kegiatan memperingati hut kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75 tahun 2020 berjalan dengan baik aman dan lancar walaupun kita masih dibayangi dengan pandemi covid 19."pungkas nya mengakhiri sambutan.

Adapun yang mendapat hadiah sebagai pemenang lomba kebersihan rumah dinas antara lain :
Kelompok Perwira.Juara 1 Pasi Ops Lettu Chb Ahmad Taufik, Juara 2 Danramil 02/Pabelan Kapten infanteri Ngadiyono serta Juara 3 Danramil 10/Sumowono Kapten Cchb Nurofik.

Kelompok Bintara ,Juara 1 Serka Listiyo, Juara 2 Sertu Pitoyo ,Juara 3 Suruh Sertu Kundori.untuk kelompok Tamtama Juara 1 Praka Wahib,Juara 2 Koptu Dwi Wibowo serta Juara 3Koptu Imam Safi'i.penyerahan Hadiah dilakukan oleh Dandim,Plh Kasdim serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Kodim 0714/Salatiga.

Plh Kasdim Salatiga Melepas Bibit Ikan

 


Sidomukti,Salatiga-Plh Kasdim 0714/Salatiga Mayor Inf Supriyono menghadiri Launching Pertanian berbasis Pariwisata menuju pertanian yang maju mandiri dan modern di Era Milinial (Niansista Milinial) diselenggarakan oleh Dinas pertanian Kota Salatiga di Sengonan Kecandran Sidomukti Salatiga,Selasa (18/08)

Acara yang dibuka oleh Walikota Salatiga Yulianto.SE.MM diawal acara disi dengan Tari Gambyong dan dilanjutkan dengan  Laporan penyelenggaraan ketua panitia launching nian sista milenial,Sambutan kepala dinas pertanian Kota Salatiga,Sambutan Walikota Salatiga sekaligus launching Niansista yang ditandai dengan pemukulan lesung padi, Pengumuman nominasi 10 besar lomba Vlog Niansista Milenial, serta Hiburan Tari Gambang Semarang.

Ka Dinas Pertanian Dra. Nunuk Dartin mengatakan pertanian maju mandiri dan modern bisa bersama-sama sehingga pertanian akan selalu ada di hati kita karena walaupun bagaimana pun juga pertahanan adalah salah satu penyangga kehidupan di dunia apalagi di masa pandemi Covid 19 ini sehingga bisa dikatakan untuk paramedis kesehatan di Rumah sakit untuk para pertanian di sawah.

"Insya Allah ini akan menjadi peningkatan bagi petani sehingga produktivitas pertanian menjadi meningkat karena dalam kesempatan ini kami akan mensosialisasikan menginformasikan kepada seluruh masyarakat"ujarnya

"kami ingin menyampaikan bahwa dimasa Pandemi jangan sampai kita gak berbuat apa2 dan dimasa Pandemi ini kita semua tidak harus terpuruk kita harus berbuat sehingga kita semua akan bangkit serta bergairah kembali meningkatkan roda perekonomian yang beberapa waktu sudah kita kerjakan sesuai tentang pedoman kegiatan pelaksanaan kegiatan yang sudah kami lakukan dan kami semua sudah mematuhi protokoler kesehatan sehingga teman-teman yang masih berkumpul agar bisa menyesuaikan untuk mematuhi protokol kesehatan"tegasnya

Walikota Salatiga berikan apresiasi kepada Dinas Pertanian Kota Salatiga yang melalui kegiatan Niansista Milenial ini, tak hanya berupaya untuk meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga meningkatkan kreatifitas dalam memanfaatkan waktu tenggang antara masa tanam selesai dan menanti masa panen.

"Hal ini sejalan dengan visi dan misi RPJMD Periode 2017-2022, yakni tepatnya misi kesembilan, meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan tatakelola pemerintahan yang baik (good governance)"pungkasnya

"Diharapkan untuk tiap-tiap Kecamatan Kota Salatiga bisa untuk mengikuti acara launching Nian sista ini karena memang sangat bagus untuk pengembangan kolaborasi pertanian dan pariwisata"pesan Walikota tersebut.

Letkol Inf Loka Jaya Sembada.S.I.P Meninjau Rawa Pening

 


Banyubiru,Kab Semarang Eceng gondok- (Eichhornia crassipes) adalah salah satu jenis tumbuhan air mengapung. Selain dikenal dengan nama eceng gondok, di beberapa daerah di Indonesia, eceng gondok mempunyai nama lain seperti di daerah Palembang dikenal dengan nama Kelipuk, di Lam dikenal dengan nama Ringgak, di Dayak dikenal dengan nama Ilung-ilung, di Manado dikenal dengan nama Tumpe.

Eceng gondok pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang ilmuwan bernama Carl Friederich Philip Von Mortius, seorang ahli Botani berkebangsaan Jerman pada tahun 1824 ketika sedang melakukan ekspedisi di sungai Amazon Brazil. Eceng gondok memiliki kecepatan tumbuh yang tinggi sehingga tumbuhan ini dianggap sebagai gulma yang dapat merusak lingkungan perairan. Eceng gondok dengan mudah menyebar melalui saluran air ke badan air lainnya.

Eceng gondok tumbuh di kolam-kolam dangkal, tanah basah dan rawa, aliran air yang lambat, danau, tempat penampungan air dan sungai. Tumbuhan ini dapat beradaptasi dengan perubahan yang ekstrem dari ketinggian air, arus air, dan perubahan ketersediaan nutrien, pH, temperatur dan racun-racun dalam air

Seperti Danau Alam Rawa Pening yang berada di kecamatan Banyubiru kabupaten Semarang,permukaannya senantiasa hampir tertutup oleh tanaman Gulma tersebut,maka dari itu Pemerintah kabupaten Semarang bekerjasama dengan Kodim 0714/Salatiga senantiasa berusaha untuk mengurangi tanaman yang dapat dijadikan aneka macam kerajinan tangan tersebut.

Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada.S.I.P bersama Aslog Dam IV/Diponegoro Kolonel Inf Amin Taufik Meninjau dan Mengecek lokasi rencana pengerjaan pembersihan enceng gondok di Bukit Cinta (Rawa Pening)kecamatan Banyubiru kabupaten Semarang,Selasa (18/08)

Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Aster kasdam IV/Dip ( Kol Inf Suhartono),Kasrem 073/Mkt ( Letkol Czi Hendro) Kazidam IV (Letkol CZi Joko rahmanto),Kasi surdata TOP dam IV/Dip( Mayor Ctp Suherzam),Kasi opsrem 073/Mkt ( Mayor Inf Hermawan adi),Danyon Zipur 4/TK (Mayor Czi Noris agus Rinanto),Wadanyon Zipur 4/Tk ( Mayor Czi Paulus Cesario Windarto),Ka Denkesyah 04 04 03 Salatiga diwakili ( Mayor Ckm dr Abdul gani ),Danramil 13/Bawen (Kapten Arm Utomo),Pasiter Dim 0714/Sltg (Kapten Inf Sofyan Amirudin),Danramil 05/ tuntang Kapten Arh Widarto)
Danramil 12/ Banyubiru ( kapten inf kodir),Danramil 09/ Ambarawa ( Kapten Inf Romdoni Fitriadi),Wakil kepala BBWS pemali juana (  heru)

Dikatakan oleh Dandim bahwa kegiatan ini untuk Mengecek dan memantau Sejauh mana pengerjaan pembersihan enceng gondok yang ada di rawa pening yang nantinya akan dilaksanakan serta  pelaksanaan kegiatan pembersihan dari berbagai sektor meliputi jembatan biru asinan bawen bukit cinta banyubiru, bejalen ambarawa dan kesongo tuntang.

"Selain itu juga perlu Peninjauan titik koordinat pelaksanaan pengerukan yang dilakukan oleh pihak TNI,Menentukan titik koordinat dan data untuk menentukan mana pengerjaan BBWS dan TNI sehingga pada saat proses pengerjaannya benar benar tepat sasaran dan hasilnya juga maksimal"pungkasnya.

Dalam pembersihan Enceng Gondok nantinya akan dilaksanakan oleh anggota TNI dari Korem 073/Makutaram,Kodim 0714/Salatiga,Yon Zipur 4/Tanpa Kwandya,Instansi terkait serta warga masyarakat.

Jalan Tidak Layak,Sertu Ali Bersama Warga Rejosari Rehab Jalan Menuju Balai Desa

 



Babinsa Koramil 11/Jambu,Kodim 0714/Salatiga Sertu Ali  bersama sama Warga Kerja Bakti memperbaiki jalan di Dusun Bulusari. RT 02 / RW01 akses jalan menuju ke Balai Desa rejosari,kecamatan Jambu,kabupaten Semarang,Jumat (28/08)

Perbaikan jalan sepanjang 200 meter ini dikarenakan kondisi jalan yang sudah mulai rusak dan tentunya cukup membahayakan pengguna. Dengan anggaran yang ada untuk memperbaiki,karena jalan tersebut penting keberadaannya bagi warga.

Babinsa Rejosari Sertu Ali yang ikut dalam kegiatan perbaikan menyampaikan kepada Masyarakat untuk bisa memelihara hasil dan tetap menjaga hasil perbaikan itu sehingga mobilitas Warga lancar.

Dirinya menuturkan, kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan TNI dengan masyarakat di perkampungan dimana anggota Babinsa selain sebagai pembina di desa juga dapat merangkul kekompakan warga dalam ikut andil proaktif kerja bakti di lingkungan membenahi fasilitas umum yang ada di desa

Selasa, 18 Agustus 2020

Dandim Hadiri Peringatan Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

 

Salatiga-Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada.S.I.P menghadiri Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT RI Ke-75  secara Virtual yang digelar di Rumah Dinas Walikota Salatiga jalan Diponegoro,Senin (17/08)

Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT RI Ke-75 disiarkan secara virtual, upacara ini diikuti  lewat video conference, Kegiatan Virtual Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan HUT RI Ke-75 Langsung Dari Istana Negara.

Pejabat yang hadir langsung saat upacara Walikota Salatiga (H Yulianto, SE., MM ),Danrem 073/Mkt (Kol Inf Ari Yulianto S.I.P),Ketua DPRD Kota Salatiga (Dance Ishak Palit MSi),Kapolres Salatiga (AKBP Rahmad Hidayat,SS),Dandim 0714/Salatiga (Letkol Inf Loka Jaya Sembada S.I.P),Kepala Kejari Salatiga (Gede Edy Bujayanasa ,SH,MH), Kapala Pengadilan Negeri Salatiga (Riyono S.H,.M.H),Danyonmek Raider 411/PDW/6/2/Kostrad.(Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos.Han ),Sekda  Pemkot Salatiga (Drs Fakhrozi),Para Asisten (1.2 dan 3) Pemkot Salatiga,serta Para Ka OPD jajaran Pemkot Salatiga.

Berdasarkan jalannya upacara dimulai dengan laporan komandan upacara kepada inspektur upacara. Meriam lalu ditembakkan dan sirene dibunyikan.

Upacara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi, mengheningkan cipta, serta pembacaan doa. Pada saat pengibaran bendera, tampak hanya ada 3 orang Paskibraka yang bertugas. Ketiganya memakai masker.

Selesai Mengikuti Rangkaian Upacara,Dandim Salatiga Bagikan Masker

 

Upacara pengibaran bendera merah putih dan peringatan detik-detik Proklamasi kemerdekaan RI ke-75 di lapangan Pemkot Salatiga Jl. Letjen Sukowati  berlangsung khidmat. TNI, Polri, instansi pemerintah hingga pelajar mengikuti upacara ini, Senin (17/08)

Bertindak sebagai Inspektur upacara Walikota Salatiga H.Yulianto.SE.MM, Komandan upacara Danramil 01/Kota Kapten Arh Sunaryo,Sementara itu Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada.S.I.P bersama Kapolres Salatiga serta jajaran Forkopimda Salatiga mengikuti jalannya upacara tidak di tenda seperti tahun tahun sebelumnya.

Pelaksanaan Upacara Peringatan HUT RI Ke 75 tahun ini terasa berbeda dikarenakan pelaksanaan masih di tengah kondisi pandemi Covid-19,tetapi hal tersebut tidak mengurangi kekhidmatan dari upacara tersebut,Begitu juga dengan tim Paskibraka. Mereka melaksanakan pengibaran bendera dengan khidmat. Menggunakan seragam khas berwarna putih nampak bersemangat dengan derap langkah yang kompak dan rapi meskipun Formasi yang di tampilkan hanya kelompok pengibar saja.

Membacakan Amanat dari Gubernur Jawa tengah,Walkota Salatiga mengatakan Bapak-Ibu, di usia negara kita yang ke 75 tahun ini spirit jangan mengeluh itulah yang mesti ada di setiap dada kita. Seberat apapun kehidupan yang kita hadapi. Termasuk kondisi di tengah pandemi sebagaimana yang kita rasakan sekarang.

Inilah saatnya kita menengok sanubari untuk menakar seberapa besar kadar cinta kita terhadap Negeri. Kadar cinta itu tidak ditentukan seberapa penting posisi kita atau seberapa tenar nama kita.Kadar cinta itu diukur layaknya yang diajarkan Mbah Padmo pada orang-orang Girpasang untuk menjalani kehidupannya. Agar semua menjalankan tugasnya dengan ikhlas dan “tatag”.

Kondisi ini tentunya juga bisa kita simak lewat heroisme perjuangan para pendahulu kita baik sebelum ataupun setelah kemerdekaan. Saat itu, persenjataan kita sangat sederhana dan terbatas. Namun, kita mempunyai satu senjata pamungkas, yakni tekat bulat terbebas dari penjajahan serta tekat bulat mempertahankan kemerdekaan.

Bapak-Ibu, spirit itulah yang harus kita jaga untuk menghadapi tantangan ke depan. Sekali lagi saya mengutip ungkapan Mbah Padmo, urip kui sanajan abot tetep kudu dilakoni. Ojo sambat lan ojo ngeluh. Ojo mandeg senajan dengkul wis ndhredheg. MERDEKA !, MERDEKA !, MERDEKA !, DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA.

Setelah rangkaian Upacara Peringatan  HUT RI Ke 75 tahun 2020 tingkat Kota Salatiga selesai kemudian dilanjutkan pembagian masker oleh Forkopimda beserta tamu undangan di pintu gerbang Pemkot Salatiga sebelah barat kepada masyarakat Kota Salatiga yang melintas di bundaran Lapangan Pancasila.

Selesai Mengikuti Rangkaian Upacara,Dandim Salatiga Bagikan Masker

 

Upacara pengibaran bendera merah putih dan peringatan detik-detik Proklamasi kemerdekaan RI ke-75 di lapangan Pemkot Salatiga Jl. Letjen Sukowati  berlangsung khidmat. TNI, Polri, instansi pemerintah hingga pelajar mengikuti upacara ini, Senin (17/08)

Bertindak sebagai Inspektur upacara Walikota Salatiga H.Yulianto.SE.MM, Komandan upacara Danramil 01/Kota Kapten Arh Sunaryo,Sementara itu Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada.S.I.P bersama Kapolres Salatiga serta jajaran Forkopimda Salatiga mengikuti jalannya upacara tidak di tenda seperti tahun tahun sebelumnya.

Pelaksanaan Upacara Peringatan HUT RI Ke 75 tahun ini terasa berbeda dikarenakan pelaksanaan masih di tengah kondisi pandemi Covid-19,tetapi hal tersebut tidak mengurangi kekhidmatan dari upacara tersebut,Begitu juga dengan tim Paskibraka. Mereka melaksanakan pengibaran bendera dengan khidmat. Menggunakan seragam khas berwarna putih nampak bersemangat dengan derap langkah yang kompak dan rapi meskipun Formasi yang di tampilkan hanya kelompok pengibar saja.

Membacakan Amanat dari Gubernur Jawa tengah,Walkota Salatiga mengatakan Bapak-Ibu, di usia negara kita yang ke 75 tahun ini spirit jangan mengeluh itulah yang mesti ada di setiap dada kita. Seberat apapun kehidupan yang kita hadapi. Termasuk kondisi di tengah pandemi sebagaimana yang kita rasakan sekarang.

Inilah saatnya kita menengok sanubari untuk menakar seberapa besar kadar cinta kita terhadap Negeri. Kadar cinta itu tidak ditentukan seberapa penting posisi kita atau seberapa tenar nama kita.Kadar cinta itu diukur layaknya yang diajarkan Mbah Padmo pada orang-orang Girpasang untuk menjalani kehidupannya. Agar semua menjalankan tugasnya dengan ikhlas dan “tatag”.

Kondisi ini tentunya juga bisa kita simak lewat heroisme perjuangan para pendahulu kita baik sebelum ataupun setelah kemerdekaan. Saat itu, persenjataan kita sangat sederhana dan terbatas. Namun, kita mempunyai satu senjata pamungkas, yakni tekat bulat terbebas dari penjajahan serta tekat bulat mempertahankan kemerdekaan.

Bapak-Ibu, spirit itulah yang harus kita jaga untuk menghadapi tantangan ke depan. Sekali lagi saya mengutip ungkapan Mbah Padmo, urip kui sanajan abot tetep kudu dilakoni. Ojo sambat lan ojo ngeluh. Ojo mandeg senajan dengkul wis ndhredheg. MERDEKA !, MERDEKA !, MERDEKA !, DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA.

Setelah rangkaian Upacara Peringatan  HUT RI Ke 75 tahun 2020 tingkat Kota Salatiga selesai kemudian dilanjutkan pembagian masker oleh Forkopimda beserta tamu undangan di pintu gerbang Pemkot Salatiga sebelah barat kepada masyarakat Kota Salatiga yang melintas di bundaran Lapangan Pancasila